GORONTALO – Sebagaimana dikutip dari gorontaloprov.go.id Ketua Umum PP ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia), Bapak M. Ihsanudin, M.Hum. bersama dengan dua orang lainnya, yaitu Ibu Fathmi (Pustakawan Utama Perpustakaan Nasional) dan Bapak Anton Alfian menjadi Tim Penilai Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Nasional Tahun 2019 di Provinsi Gorontalo.  Bapak Ihsanudin bersama tim juri ini tiba di Gorontalo pada Selasa (23/7/2019) untuk melakukan penilaian secara langsung ke Perpustakaan SMK Negeri 1 Limboto.

Dengan didampingi pula oleh Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan, Bapak Yosep Koton, Tim Penilai ini langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Limboto, Bapak Sumitro Panto. Dalam sambutannya,  Kepala SMKN 1 Limboto ini menyampaikan terima kasih tim penilai yang datang melihat langsung Perpustakaan SMKN 1 Limboto, yang bernama Perpustakaan Bersahabat.

“Selamat datang Tim Penilai di Perpustakaan Bersahabat, SMK Negeri 1 Limboto, ucapan terima kaish juga kepada Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang telah membantu serta memotivasi kami sehingga mendapat kepercayaan mewakili Provinsi Gorontalo lomba perpustakaan sekolah SMA/SMK. Semoga yang menjadi dambaan sekolah bisa terwujud,” kata bapak Sumitro Panto.

Perpustakaan Bersahabat SMK Negeri 1 Limboto ini adalah juara lomba perpustakaan tingkat kabupaten dan berhasil masuk ke provinsi yang kemudian mewakili Provinsi Gorontalo ke tingkat nasional.

“SMK Negeri 1 Limboto telah menyiapkan diri untuk dinilai, sarana prasarana, koleksi buku serta pengelolanya. Mudah mudahan harapan sekolah dan dinas terwujud,” kata Bapak Yosep Koton, Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan.

Sementara itu Ibu Fathmi menyampaikan tujuan mereka adalah mencocokkan data yang telah diterima panitia lomba di tingkat nasional. Mereka melihat langsung paparan Kepala Perpustakaan Sekolah tentang kondisi perpustakaan tersebut. “Kalau ada yang kurang akan berikan masukan untuk lebih baik sebab nantinya kepala perpustakaan sekolah tersebut akan mempresentasikan di depan dewan juri dan disaksikan oleh 15 kepala perpustakaan se-Indonesia dengan waktu paparan 15 menit yang dilanjutkan tanya jawab,” kata Ibu Fathmi.

Salah seorang anggota tim, Mohamad Ihsanudin menyarankan agar paparan video yang ditampilkan di awal agar lebih pas dan mudah dipahami oleh tim juri. Slide paparan juga ditampilkan satu-persatu. “Koleksi buku sudah bagus tinggal hasil bacaan siswa harus diimplementasikan agar mudah dipahami apalagi perpustakaan ini adanya di sekolah kejuruan, kolaborasi guru dengan pengelola perpustakaan harus ditingkatkan,” ujar Bapak Mohamad Ihsanudin yang juga Ketua Umum PP ATPUSI ini.

Satu satu siswa SMKN 1 Limboto, Riskwati Dahi, menyampaikan kunjungan rombongan penilai dari Perpustakaan Pusat ini sangat memotivasi para siswa untuk lebih memanfaatkan perpustakaan sekolah. “Kunjungan tim penilai perpustakaan sangat bermanfaat serta memotivasi kami untuk lebih giat lagi untuk mengunjungi perpustakaan,” kata Riskwati Dahi

(edby: tgh)